Monday, July 25, 2016

MENOLAK KECERDASAN MEMUJA KEBODOHAN


Jika mengingat peristiwa yang satu ini, bukan saja saya geli tapi prihatin. Saat saya masih bergiat mengikuti persekutuan kharismatik pada tahun 90-an saat masih studi strata satu teologi di Yogyakarta. Dalam banyak hal, keterlibatan dalam pemahaman dan kegiatan persekutuan doa sedemikian sangat membantu saya untuk memiliki hubungan yang bersifat personal dan intimasi dengan Tuhan. Namun terkadang ada pemahaman dan perilaku keagamaan yang kadang mengganggu pikiran saya. 

Suatu ketika saat mengikuti persekutuan rutin yang dilaksanakan tiap-tiap hari jum’at di sebuah kawasan sentra ekonomi bakpia di wilayah Yogyakarta, saat yang lain sedang menaikkan pujian dalam bentuk nyanyian dan doa, saya pergi ke kamar kecil untuk buang air kecil. Menurut informasi teman saat usai persekutuan, saat saya keluar untuk pergi ke kamar kecil, ada seseorang yang mendoakan dan “menengking roh kepandaian” dalam diri saya karena saya seorang siswa teologi. Mungkin pikirnya kecerdasan, kepandaian, rasionalitas, ilmu adalah musuh Tuhan dan para orang kudusnya.