Saturday, July 1, 2017

DINOSAURUS, FAKTA ATAU FIKSI SAINS?



Kisah mengenai penemuan Dinosaurus bermula pada tahun 1840-an ketika DR. Gideon Mantell, seorang ilmuwan Inggris menemukan sejumlah gigi dan tulang yang tidak biasa saat melakukan proses penggalian. 

Matell meyakini bahwa ini adalah hewan reptil yang berbeda dari yang pernah ada dan diketahui pada umumnya. Tahun 1841 ditemukan kembali hewan reptil berbeda dan dinamai Megalosaurus dan Iguanodon. Pada saat itulah seorang bernama DR. Richard Owen menamai hewan-hewan tersebut dengan sebutan “Dinosauria” yang artinya “kadal mengerikan”. 

Wednesday, June 28, 2017

JADILAH SESAMA BAGI ORANG LAIN


Di era sosial media, apapun yang kita fikirkan dan ucapkan serta bagikan dalam bentuk tulisan, entah baik maupun buruk bisa dengan mudah menjadi sebuah tema yang viral (menyebar) di bahas dalam percakapan sosial media. Beberapa hari ini beredar petikkan status seseorang non Kristen dalam akun twetter-nya sbb, “Assalammualaikum Mbak, Dr. Stefanus Taofik itu siapa? Muslim apa bukan? Saya lebih salut jika ia seorang Muslim apalagi Muslim yang istiqomah”. 

Wednesday, June 14, 2017

KONSEP "KENOSIS" SEBAGAI TELADAN KERENDAHAN HATI YESUS



Menarik membaca narasi Filipi 2:1-11 khususnya Filipi 2:5-7 yang kerap dihubungkan dengan sebuah konsep dalam Teologia yaitu doktrin Kenosis atau pengosongan diri Yesus. Teori Kenosis ini baru mendapat ekspresi teologisnya melalui tulisan dari Sartorius, pada tabun 1831. Penjelasan sistematis dan teologis dari Teori Kenosis ini baru muncul pada tahun 1845 dalam artikel-artikel yang ditulis oleh Gottfried Thomasius (1802-1875). Pandangan lengkap Thomasius dapat dibaca dalam dua jilid pertama bukunya, Christ's Person and Work: A Presentation of Evangelical Lutheran Dogmatics from the Central Point of Christology (Hendra G. Mulia,             Sejarah dan Tinjauan Kritis Terhadap Teori Kenosis, dalam Jurnal Pelita Zaman, Vol 7 No. 1 Tahun 1992). Persoalan kenosis Yesus telah menjadi wilayah perdebatan panjang para teolog dari berbagai mazhab yang dituangkan dalam banyak buku dan jurnal teologia.

Saturday, June 3, 2017

PERAYAAN PENTAKOSTA SEBAGAI MOMENTUM MEMAHAMI PERAN TORAH DAN PERAN ROH KUDUS DALAM GEREJA


Sebagaimana telah diulas dalam kajian sebelumnya bahwa Pentakosta bukanlah sebuah perayaan peristiwa historis yang berdiri sendiri yaitu turunnya Roh Kudus atau pemberian Roh Kudus pada para murid Yesus setelah beliau naik ke Sorga, melainkan sebuah perayaan dalam Yudaisme yang bernama Yom Shavuot (hari kelimapuluh) untuk mengingat turunnya Torah di Sinai (Teguh Hindarto, Pemberian Torah di Sinai dan Pemberian Roh Kudus di Yerusalem - http://bet-midrash.blogspot.co.id/2017/06/pemberian-torah-di-sinai-dan-pemberian.html) maka perayaan Yom Shavuot/Pentakosta selayaknya menjadi sebuah perayaan yang menegaskan dua hal berikut: Pertama, sebagai momentum untuk menegaskan kembali eksistensi dan relevansi Torah dalam kehidupan umat Kristiani. Kedua, sebagai momentum untuk memperbarui diri agar senantiasa dipenuhi oleh kuasa Roh Kudus untuk dimampukan melakukan tugas kesaksian.

Friday, June 2, 2017

PEMBERIAN TORAH DI SINAI DAN PEMBERIAN ROH KUDUS DI YERUSALEM: Memahami Konteks Sosio Historis Kisah Rasul 2:1


Kisah Rasul 2:1 mencatat, "Ketika tiba hari raya Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di Yerusalem". Ayat di atas begitu familiar di telinga semua orang Kristen ketika tiba perayaan Pentakosta di mulai. Dan hampir semua orang Kristen akan mendefinisikan Hari Raya Pentakosta sebagai Turunnya Roh Kudus.

Wednesday, May 24, 2017

ISTRI PERTAMA



Hiduplah seseorang dengan empat istrinya. Istri yang pertama tua dan biasa saja serta tidak diperhatikan. Istri kedua lebih sedikit cantik dan diperhatikan. Istri ketiga lebih cantik dari istri pertama dan kedua dan cukup mendapat perhatian. Istri keempat lebih cantik, lebih muda dan disanjung serta diutamakan. 

STAYING IN LOVE



Kisah ini diceritakan oleh seorang perawat di Rumah Sakit kecil. Pagi itu klinik sangat sibuk.  Sekitar pukul 09.30 seorang pria berusia 70-an datang untuk membuka jahitan pada luka di ibu jarinya. Saya menyiapkan berkasnya dan memintanya untuk menunggu sebentar, karena pagi itu semua dokter masih sibuk.  Mungkin ia baru dapat ditangani setidaknya 1 jam lagi. Ketika menunggu, pria tua itu nampak gelisah, sebentar-sebentar ia melirik ke jam tangannya.  Sepertinya ia harus buru-buru.