Thursday, June 1, 2023

MISKIN NAMUN MEMPERKAYA ORANG LAIN


Foto: https://www.jetsettogether.com

Tujuh Jemaat di Asia Kecil merupakan tujuh gereja di Provinsi Romawi yaitu Asia (meliputi wilayah Asia Kecil, bukan seluruh benua Asia). Yohanes sedang berada di pulau Patmos dalam pembuangan atas perintah Kekaisaran Romawi karena mengajarkan iman Kristen. Ketika di sana ia mendapatkan penglihatan di mana ia melihat dan mendengar Yeshua Sang Mesias berbicara kepadanya dan memerintahkannya untuk menulis surat kepada tujuh jemaat tertentu. 

Ke tujuh jemaat itu adalah: Efesus (Wahyu 2:1-7), Smirna (Wahyu 2:8-11), Pergamus (Wahyu 2:12-17), Tiatira (Wahyu 2:18-29), Sardis (Wahyu 3:1-6), Filadelfia (Wahyu 3:7-13), Laodikia (Wahyu 3:14-22). Julukan pembuka “malaikat jemaat” menurut Origenes dianggap sebagai “malaikat pelindung” namun Ephipanius menganggapnya sebagai “penilik jemaat” atau “penatua”. Sementara itu Ephipanius menganggapnya sebagai “penilik jemaat” atau “penatua”.

Kelebihan Jemaat Smirna: Sekalipun miskin dan mengalami kesusahan namun disebut kaya (Why 2:9). Kekurangan Jemaat Smirna: Satu-satunya kekurangan mungkin kemiskinan jemaat ini secara finansial dan bukan secara moral. Jenis kekayaan apa yang dimiliki Jemaat Smirna? Yesus dan para rasul-Nya mengingatkan agar orang beriman menjadi orang-orang yang kaya kaya di hadapan Tuhan (Luk 12:17-21) yaitu, kaya dalam kebajikan sebagaimana dikatakan, “Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi” (1 Tim 6:18) dan  kaya dalam pelayanan kasih ini sebagaimana dikatakan, “Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, -- dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami -- demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini” (2 Kor 8:7) serta kaya dalam iman sebagaimana dikatakan, “Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Tuhan memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?” (Yak 2:5).

Sudahkah kita mengejar kekayaan di hadapan Tuhan yaitu kaya dalam kebajikkan, kaya dalam pelayanan serta kaya dalam iman?

Seri sebelumnya:

Meninggalkan Kasih Yang Mula-Mula

https://bet-midrash.blogspot.com/2022/02/meninggalkan-kasih-yang-mula-mula.html

Keutamaan membaca Kitab Wahyu

https://bet-midrash.blogspot.com/2021/11/keutamaan-membaca-kitab-wahyu.html


No comments:

Post a Comment