Tuesday, June 12, 2018

KEKUATAN DIBALIK KELEMAHAN


Kelemahan bukan alasan untuk kita rendah diri dan menyerah pada kenyataan. Tiga tokoh berikut telah membuktikan bahwa kepercayaan diri dan kemauan yang kuat mengalahkan berbagai kelemahan diri mereka. Ludwig van Beethoven. Oleh keteguhan dan semangatnya komposer terkenal ini tetap berkarya meski sudah sepenuhnya tuli. Padahal, jika dipikir, pendengaran adalah kebutuhan primer seorang komposer. Ia tidak membiarkan cacat yang dideritanya menghalanginya untuk berkarya. Semasa kecil, Beethoven juga sangat depresi menghadapi masa kanak-kanak yang keras dan penuh kekecewaan.

RASUL PAUL DAN HUKUM KASHRUT


“Kalau seorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia berusaha meniadakan tanda-tanda sunat itu. Dan kalau seorang dipanggil dalam keadaan tidak bersunat, janganlah ia mau bersunat” (1 Kor 7:18). Paulus menunjukkan prinsip ini dengan tidak memaksa Titus (orang Yunani) untuk disunat (Galatia 2: 3). Namun, dia mendukung penyunatan Timotius karena dia orang Yahudi (anak seorang ibu Yahudi dan ayah Yunani). Paulus melakukannya untuk mengantisipasi bahwa peraturannya tentang sunat akan benar ditantang oleh komunitas Yahudi setempat, karena rekan kerjanya Timotius, sebenarnya adalah orang Yahudi, namun tidak disunat (Kis. 16:3).

MAKNA KATA HALELU-YAH


Mungkin tidak ada satu orang Kristenpun yang tidak akrab dengan kata Haleluya. Kita semua telah mendengar kata ini berulang-ulang dalam berbagai konteks. Haleluya adalah yang berasal dari bahasa Ibrani Halelu-Yah, yang kemudian diserap dalam bahasa Inggris menjadi Halelu-Jah. Tetapi apakah arti kata ini dalam bahasa Ibrani?
הַלְלוּיָהּ

JANGAN TERGESA MENGAMBIL KEPUTUSAN


Tengah malam baru saja lewat pada tanggal 26 September 1983. Suara sirine menyala dan layar komputer di hadapannya berganti warna merah dengan tulisan “Launch”, memberi tanda peringatan bahwa serangan rudal Amerika Serikat diluncurkan. Ketegangan hinggap di pundak Stanislav Petrov.

BESI MENAJAMKAN BESI MANUSIA MENAJAMKAN MANUSIA


Dalam salah satu tayangan televisi yaitu Lifetime ditayangkan sebuah program hiburan berjudul Forged in Fire. Acara ini berisikan 3 sesi pertandingan dari tiga peserta. Semua yang bertanding adalah para pandai besi terlatih baik muda maupun tua. Sesi pertama membuat senjata tajam dari bahan baja bekas mobil dsj yang diinginkan juri yang terdiri dari sejumlah ahli di bidangnya, baik ahli senjata maupun ahli beladiri dengan senjata.

PERKATAAN YANG MENGHIDUPKAN DAN MEMBANGUN


Sebuah penelitian terhadap 12.815 pengguna Facebook di Amerika Serikat dan Inggris mengungkapkan bahwa penggunaan emosi positif dan kata-kata sosial yang mereka gunakan dikaitkan dengan afiliasi keagamaan. Sedangkan, penggunaan emosi negatif dan proses kognitif lebih sering terjadi pada mereka yang nonreligius daripada mereka yang religius. Penelitian tersebut mereplikasi hasil akhir Ritter dan kawan-kawan pada penggunaan bahasa orang religius dan nonreligius di Twitter, yang muncul dalam jurnal Social Psychological and Personality Science.

MENYUCIKAN NAMA-NYA ATAU MELARANG MENYEBUT NAMA-NYA?


Bagi anak-anak atau remaja tahun 2000-an awal tentu sangat akrab dengan novel dan film Harry Potter karya novelis J.K. Rowling. Selain nama penyihir cilik Harry Potter dan kedua temannya sebagai tokoh utama ada juga tokoh antagonis bernama Lord Voldemort