Kamis, 05 Oktober 2017

PERAYAAN PONDOK DAUN SEBAGAI WUJUD PENEGASAN IMAN PERIHAL DATANGNYA LANGIT DAN BUMI YANG BARU


Tuhan dan Kehidupan Surgawi

Dalam sebuah wawancara dengan majalah The Guardian (16/5/2011), fisikawan Stephen Hawking mengatakan bahwa konsep kehidupan kekal dan surga hanyalah dongeng belaka. "Saya menganggap otak seperti komputer yang akan berhenti bekerja ketika komponennya rusak. Tidak ada kehidupan setelah mati ataupun surga bagi komputer rusak itu. Semua itu cuma dongeng bagi orang-orang yang takut akan kegelapan," urai Hawking yang juga penulis buku best seller A Brief History of Time pada tahun 1988 ini.

Kamis, 28 September 2017

YOM KIPPUR DAN MOMENTUM BERDAMAI DENGAN TUHAN DAN BERDAMAI DENGAN SESAMA

Pengorbanan Yesus Dalam Perayaan Yom Kippur

Rasul Yohanes menggemakan makna Yom Kippur menunjuk pada karya pengorbanan Yeshua dengan mengatakan, “Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia” (1 Yoh 2:2). Penulis Kitab Ibrani menggemakan hal yang sama, “Selanjutnya setiap imam melakukan tiap-tiap hari pelayanannya dan berulang-ulang mempersembahkan korban yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa. Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Tuhan...”(Ibr 10:11-12).

RAPTURE DAN TRIBULASI SERTA KEWASPADAAN MENYONGSONG KEDATANGAN YESUS SANG MESIAS YANG KEDUA


Rapture (Pengangkatan)

Frasa, “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Tuhan berbunyi, maka Tuan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Mesias akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuan” (1 Tes 4:16-17) kerap dihubungkan dengan istilah Rapture (pengangkatan) di dalam tafsir denominasi tertentu dalam kekristenan. 

Senin, 25 September 2017

DUNIA KEHIDUPAN DAN DUNIA KEMATIAN


Kemana Roh Orang Yang Meninggal?

Orang Kristen pada umumnya begitu yakin bahwa setiap orang yang percaya Yesus saat meninggal langsung masuk Surga sementara yang tidak percaya Yesus akan langsung masuk Neraka. 

Pemahaman keagamaan yang demikian terlalu sederhana dan tidak mendapatkan rujukan dalam Kitab Suci.  Sebelum setiap orang yang berkenan di hadapan Tuhan menerima kemuliaan berupa kehidupan sorgawi dan sebelum orang yang tidak berkenan di hadapan Tuhan menerima hukuman kekal di neraka ada sebuah tahapan transisi dimana semua orang yang telah meninggal berada dalam suatu dunia roh yang berbeda.

Jumat, 01 September 2017

AKEDAH YISTKHAQ: KEPERCAYAAN ABRAHAM DAN KETAATAN ISHAK SERTA BAYANGAN MESIAS


Dalam Yudaisme, narasi Kejadian 22:1-19 merupakan bagian dari bacaan siklus tahunan yang disebut dengan Parashah. Istilah parashah sendiri artinya adalah bagian dari kitab dalam Teks Masoretik Tanakh (Perjanjian Lama). Pembagian parashot yang ditemukan dalam gulungan Torah modern dari semua komunitas Yahudi didasarkan pada daftar sistematis yang disediakan sebelumnya oleh Rabi Moshe Maimonides dalam bukunya Mishneh Torah, Bab XVIII dengan judul Hukum Tefillin dan Mezuzah serta Gulungan Torah. Maimonides mendasarkan pembagian parashot untuk Torah berdasarkan  Codex Aleppo. Pembagian parashot untuk kitab-kitab Nevi'im dan Ketuvim tidak pernah benar-benar terstandarisasi dalam Kitab Suci Ibrani baik edisi cetak maupun gulungan tulisan tangan, sekalipun ada usaha penting untuk mendokumentasikannya dan membuat sebuah peraturan tetap.

Rabu, 23 Agustus 2017

MANFAAT BELAJAR



Konfusius (551 SM-479 SM) bertanya pada Zilu (542 SM-480 SM), salah satu murid terkenal Konfusius, "Kegemaran apa yang paling anda sukai?", "Berlatih pedang panjang" jawab Zilu. Konfusius berkata, "Itu tidak tepat dengan pertanyaan saya. Saya pikir dengan kemampuan Anda, ditambah belajar, tidak ada seorang pun dapat mengejar Anda" 

MENCARI GURU YANG PANDAI DAN BIJAKSANA


Rabi Hillel dan Rabi Shammai adalah dua orang guru Torah dan orang bijaksana terkemuka yang hidup diakhir Abad 1 sM dan awal Abad 1 Ms. Kedua pemikiran mereka berdua kerap berbeda mengenai penafsiran dan aplikasi Torah sehingga melahirkan dua sekolah berbeda mazhab yaitu Bet Hillel dan Bet Shamai.