Thursday, December 18, 2025

MENGASIHI SESAMA DAN MENJADI SESAMA BAGI ORANG LAIN

Sumber foto: artpictures.club

Beberapa hari lalu kita dikejutkan dengan berita penembakkan di Pantai Bondi, Sydney oleh ayah dan anak. Kepolisian New South Wales (NSW) melaporkan korban tewas dalam serangan brutal tersebut bertambah menjadi 16 orang, sementara 40 orang lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Thursday, December 11, 2025

YANG DILAKUKAN DAN JANGAN DILAKUKAN DARI FARISI, SADUKI, AHLI TORAH

Sumber foto: Rogerfarnworth.com

Kembali saya ingin menceritakan moment saat saya memimpin Pemahaman Kitab Suci dengan selalu mengajak jemaat melakukan eksplorasi teks dan menyampaikan pemahamannya terhadap teks. Penelaahan Kitab Suci diambil dari Lukas 18:9-14. Setelah semua membaca teks saya mengajukan pertayaan sbb: “Mengapa Yesus menyalahkan sikap religius Farisi yang datang ke Bait Suci dan membenarkan sikap religius pemungut cukai? Bukankah apa yang dilakukan orang Farisi tersebut dalam doanya sudah benar yaitu, “Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; aku berpuasa  dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku?” (Luk 18:11-12) Jawabannya hampir semua jemaat sudah sesuai dengan teks yaitu dikarenakan kesombongan rohani orang Farisi tersebut dengan membanggakan kemampuannya menjalankan syariat agama dan Yesus berkata, “Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan” (Luk 18:14). Sementara pemungut cukai tersebut dikarenakan kerendahan hati dan kesadaran dirinya sebagai seorang yang tidak sempurna menjalankan syariat agama mengakui di hadapan Tuhan dan memohon rahmat-Nya. Dan Yesus bersabda, “Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Tuhan dan orang lain itu tidak” (Luk 18:14).

Thursday, December 4, 2025

TANAH HATI TEMPAT TUMBUHNYA BENIH SABDA ILAHI

Dalam sebuah kegiatan Pemahaman Kitab Suci yang dihadiri beberapa warga jemaat, saya mengajak untuk membaca Matius 13:1-23 lantas mengajukan tiga pertanyaan yang dipersilahkan jemaat yang ditanya mengajukan jawaban sesuai apa yang dipahaminya.