Wednesday, December 30, 2020

KEPASTIAN DI TENGAH KETIDAKPASTIAN

Sumber: hope1032.com.au

Midrash Pembuka Tahun 2021

Yesaya 43:18-19

Sebuah artikel berjudul, Belajar dari Pandemi 2020, jangan Biasa-biasa Saja di 2021 yang diterbitkan surat kabar Kompas (18 Desember 2020) menuliskan, Pandemi menimbulkan ketidakpastian baru. Padahal dunia sudah dilingkupi ketidakpastian al., berupa faktor geopolitik serta perang dagang Amerika Cina. Ya, saat ini kata “ketidakpastian” menjadi kosa-kata yang akran di telinga dan di lihat mata kita di sepanjang tahun 2020. Bahkan saat kita hendak memasuki tahun 2021 kata “ketidakpastian” menghantui banyak orang mulai dari politisi, ahli ekonomi, pelaku usaha yang menggerakkan roda perekonomian sebuah negara bahkan masyarakat itu sendiri.

Monday, December 28, 2020

SEGALA PERKARA DAPAT KUTANGGUNG DI DALAM DIA

Sumber: redbull.com

Beberapa orang memiliki kebiasaan menuliskan peristiwa sehari-hari atau peristiwa yang berkesan dalam sebuah buku harian. Jangan menganggap remeh sebuah catatan harian. Sejumlah buku berpengaruh telah diterbitkan berisikan surat-surat ataupun buku catatan harian. Sebutlah The Diary of Young Girl berisikan coretan buku harian Anne Frank, seorang anak Yahudi yang hidup di era Nazi Hitler. Ada juga The Travel Diaries of Albert Einstein: The Far East, Palestine, and Spain, 1922–1923, yang berisikan buku catatan harian Albert Einstein penemu Teori Relativitas. Di Indonesia ada buku Catatan Seorang Demonstran yang berisikan buku harian Soe Hok Gie yang turut serta dalam menjatuhkan kekuasaan Presiden Sukarno pasca G 30 S.

Friday, December 25, 2020

KABAR BAIK DAN KESUKAAN BESAR BAGI DUNIA SERTA PERSOALAN FRASA "HARI INI"

Peristiwa kelahiran Yesus sebagaimana dilaporkan dalam Lukas 2:1-20 masih menjadi topik perdebatan tiada habisnya di antara umat Kristiani. Di beberapa group media sosial masih sering terjadi silang sengketa menyatakan pendapatnya yang paling benar perihal kapan tepatnya Yesus lahir. Apa yang diperdebatkan? Frasa, “Hari ini telah lahir bagimu Juruslamat” (Luk 2:11). Kapankah tepatnya yang dimaksudkan dengan "hari ini?"

Thursday, December 10, 2020

KITA MEMERLUKAN TERANG


https://www.nwaonline.com

Tanpa cahaya, kita akan kesulitan dalam menentukan jalan yang kita lalui ini benar atau salah. Saya masih ingat saat saya masih SMU dan aktif dalam kegiatan kepramukaan. Sebelum mencapai tingkatan-tingkatan dalam kepramukaan saya biasanya menjalani jurit malam dimana saya dan teman-teman harus menempuh jalanan pedesaan yang gelap semalaman hanya dengan bimbingan lilin ditangan. Tanpa lilin di tangan, berjalan serasa sendirian dan mengalami disorientasi serta takut jikalau menabrak sesuatu yang mengancam keselamatan. Betapa pentingnya nyala sebuah lilin dalam perjalanan yang dikepung kegelapan.

Tuesday, October 6, 2020

YESUS SEBAGAI TANDA KEMULIAAN TUHAN BERKEMAH


Sukot (Pondok Daun) adalah perayaan puncak dari Tujuh Hari Raya (Sheva Moedim) yang ditetapkan YHWH di Sinai (Im 23: 39-43) untuk memperingati penyertaan Tuhan YHWH terhadap leluhur Israel selama berada di padang gurun sebagaimana diamarkan: 

Akan tetapi pada hari yang kelima belas bulan yang ketujuh itu pada waktu mengumpulkan hasil tanahmu, kamu harus mengadakan perayaan bagi YHWH tujuh hari lamanya; pada hari yang pertama haruslah ada perhentian penuh dan juga pada hari yang kedelapan harus ada perhentian penuh. Pada hari yang pertama kamu harus mengambil buah-buah dari pohon-pohon yang elok, pelepah-pelepah pohon-pohon korma, ranting-ranting dari pohon-pohon yang rimbun dan dari pohon-pohon gandarusa dan kamu harus bersukaria di hadapan YHWH Tuhanmu, tujuh hari lamanya. Kamu harus merayakannya sebagai perayaan bagi YHWH tujuh hari lamanya dalam setahun; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya bagimu turun-temurun. Dalam bulan yang ketujuh kamu harus merayakannya. Di dalam pondok-pondok daun (be sukkot - בסכת) kamu harus tinggal tujuh hari lamanya, setiap orang asli di Israel haruslah tinggal di dalam pondok-pondok daun (be sukkot - בסכת), supaya diketahui oleh keturunanmu, bahwa Aku telah menyuruh orang Israel tinggal di dalam pondok-pondok selama Aku menuntun mereka sesudah keluar dari tanah Mesir, Akulah YHWH Tuhanmu.

Sunday, September 27, 2020

TESHUVAH DAN KAPARAH SERTA KERAHIMAN TUHAN


https://www.torahmusings.com

“Ampunilah kami sebagaimana kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami” (Mat 6:12) demikianlah salah satu penggalan frasa dalam Doa Bapa Kami yang diajarkan Yesus Sang Mesias dan Juruslamat kita. Pernyataan dalam doa tersebut memiliki makna ganda. Pertama, bahwa kita harus menjadi orang yang mudah mengampuni agar kita diampuni saat melakukan kesalahan atau kekeliruan, baik terhadap Tuhan dan sesama. Kedua, bahwasanya kita masih berpotensi untuk melakukan kesalahan dan kekeliruan dalam tindakan kita. Penebusan yang dilakukan Yesus memang telah menghapus kita dari kuasa dosa yaitu maut yang diturunkan dari sejak Adam. Namun bukan berarti setelah mengalami penebusan kita tidak memiliki kemampuan untuk melakukan dosa perbuatan.

WAKTU UNTUK BERDAMAI DENGAN TUHAN DAN SESAMA


www.hebrew4christians.com

Yom Kippur Dalam Perspektif Yudaisme

Menurut tradisi Yahudi, Yom Kippur pertama terjadi setelah keluarnya bangsa Israel dari Mesir dan tiba di Gunung Sinai, di mana Tuhan YHWH memberi Musa Sepuluh Perintah. Saat turun dari gunung, Musa melihat orang-orangnya menyembah anak lembu emas dan menghancurkan loh batu dengan marah. Karena orang Israel menebus penyembahan berhala mereka, maka Tuhan mengampuni dosa mereka dan memberikan kepada Musa kedua loh batu yang baru.