Thursday, January 8, 2026

MENGAPA KITA PERCAYA DAN BERIMAN KEPADA YESUS SANG MESIAS DAN JURUSLAMAT

Sumber gambar:www.sharefaith.com

Melalui bacaan Yohanes 14:1-14 kita akan mendapatkan sejumlah topik penting yang menjadi fundasi iman Kristiani sekaligus menjawab pertanyaan, “mengapa kita percaya dan beriman kepada Yesus Sang Mesias?” Pertama, rumah Bapa yang dipersiapkan untuk orang percaya (Yoh 14:1-4). Kedua, Yesus adalah Jalan, Kehidupan, Kebenaran khususnya jalan kepada Bapa (Yoh 14:5-6). Ketiga, Yesus bukan Sang Bapa melainkan Sang Putra (Yoh 14:5-11), Keempat, yang percaya kepada Yesus mengerjakan perkara yang dikerjakan Yesus (Yoh 14:12-14). Mari kita telaah satu persatu bagian-bagian tersebut.

Thursday, December 18, 2025

MENGASIHI SESAMA DAN MENJADI SESAMA BAGI ORANG LAIN

Sumber foto: artpictures.club

Beberapa hari lalu kita dikejutkan dengan berita penembakkan di Pantai Bondi, Sydney oleh ayah dan anak. Kepolisian New South Wales (NSW) melaporkan korban tewas dalam serangan brutal tersebut bertambah menjadi 16 orang, sementara 40 orang lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Thursday, December 11, 2025

YANG DILAKUKAN DAN JANGAN DILAKUKAN DARI FARISI, SADUKI, AHLI TORAH

Sumber foto: Rogerfarnworth.com

Kembali saya ingin menceritakan moment saat saya memimpin Pemahaman Kitab Suci dengan selalu mengajak jemaat melakukan eksplorasi teks dan menyampaikan pemahamannya terhadap teks. Penelaahan Kitab Suci diambil dari Lukas 18:9-14. Setelah semua membaca teks saya mengajukan pertayaan sbb: “Mengapa Yesus menyalahkan sikap religius Farisi yang datang ke Bait Suci dan membenarkan sikap religius pemungut cukai? Bukankah apa yang dilakukan orang Farisi tersebut dalam doanya sudah benar yaitu, “Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; aku berpuasa  dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku?” (Luk 18:11-12) Jawabannya hampir semua jemaat sudah sesuai dengan teks yaitu dikarenakan kesombongan rohani orang Farisi tersebut dengan membanggakan kemampuannya menjalankan syariat agama dan Yesus berkata, “Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan” (Luk 18:14). Sementara pemungut cukai tersebut dikarenakan kerendahan hati dan kesadaran dirinya sebagai seorang yang tidak sempurna menjalankan syariat agama mengakui di hadapan Tuhan dan memohon rahmat-Nya. Dan Yesus bersabda, “Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Tuhan dan orang lain itu tidak” (Luk 18:14).

Thursday, December 4, 2025

TANAH HATI TEMPAT TUMBUHNYA BENIH SABDA ILAHI

Dalam sebuah kegiatan Pemahaman Kitab Suci yang dihadiri beberapa warga jemaat, saya mengajak untuk membaca Matius 13:1-23 lantas mengajukan tiga pertanyaan yang dipersilahkan jemaat yang ditanya mengajukan jawaban sesuai apa yang dipahaminya.

Thursday, November 13, 2025

LAKU HIDUP KRISTIANI DALAM PERZIARAHAN IMAN

Sumber gambar:lestallion.com

Teks 1 Petrus 1:17 yang menjadi landasan permenungan hari ini berbunyi demikian, “Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini”. Melalui teks ini kita akan menelaah beberapa hal penting berkaitan dengan doktrin dan etika Kristiani al., mengapa Tuhan disapa dengan sebutan “Bapa?” Seberapa pentingkah “perbuatan” dalam ajaran Kristiani? Benarkah terjemahan “hendaklah kamu hidup dalam ketakutan?” serta yang terakhir kita akan menelaah arti dan konsekwensi logis “menumpang di dunia”.

Friday, October 31, 2025

TUHAN MENGUBAH KETIDAKMUNGKINAN MENJADI MUNGKIN

Sumber Gambar:harvest-ministries.org

“Peningkatan penjarahan toko-toko makanan dan dapur umum di Jalur Gaza menunjukkan meluasnya keputusasaan saat kelaparan semakin parah. Israel telah menghentikan pasokan bantuan ke wilayah Palestina selama dua bulan, menurut pejabat bantuan yang dikutip Reuters” demikian sebuah petikan berita dengan judul, Kelaparan Meluas, Penjarahan Makanan Meningkat di Gaza (international.sindonews.com, 3 Mei 2025). Ya, situasi kelaparan dan pastinya kehausan akan mendorong sejumlah orang melakukan tindakan-tindakan yang terkategori penjarahan. Bahkan seekor hewan pemangsa seperti singa atau harimau yang lapar bisa turun ke desa untuk mencari mangsa manusia.

Thursday, October 23, 2025

MENJADIKAN SEGALA SESUATU BAIK

Di sebuah kota kecil bernama Nha Trang, Vietnam, hidup seorang pria sederhana bernama Tong Phuoc Phuc. Meski sebuah kota kecil, Nha Trang banyak menyimpan potensi wisata mulai dari air terjun Ba Ho dan mata air peri serta menara Po Nagar Cham yang dibangun dari Abad ke-7 Ms hingga ke-12 Ms.