Tuesday, January 23, 2018

BAPTISAN AIR DAN BAPTISAN ROH KUDUS

Beberapa denominasi Kristen mendefinisikkan “Baptisan Roh Kudus” sebagai tindakkan pembaptisan oleh Roh Kudus sehingga umat beriman dipenuhi Roh Kudus dan memiliki karunia-karunia Roh Kudus. Benarkah demikian? Jika kita baca dengan seksama, saat Yohanes mengontraskan antara “baptisan air” dan baptisan Roh Kudus”, tidak dijelaskan bahwa pembaptisan Roh Kudus dilakukan oleh Roh Kudus melainkan oleh Yesus Sang Mesias sendiri.

PERTOBATAN SEBAGAI PRASYARAT BAPTISAN


Apakah baptisan bagi bayi diperkenankan? Mereka yang meyakini pemahaman tersebut melandaskan pada teks Kisah Rasul 2:39, “Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh YHWH Tuhan kita”.

LATAR BELAKANG YUDAISME DALAM RITUAL BAPTISAN


Seorang pria Yahudi bernama Yohanes (Yokhanan) membaptis orang-orang di Sungai Yordan di Israel Abad 1 Ms, termasuk sepupunya yang kemudian menjadi terkenal di dunia, yaitu Yesus dari Nazaret.

Thursday, January 11, 2018

DARI "TOHU WAVOHU" MENJADI "TOV MEOD"


Beberapa penafsir meyakini ada “rentang waktu” antara Kejadian 1:1 dan Kejadian 1:2. Menurut mereka, Kejadian 1:1 adalah peristiwa penciptaan yang pertama dan telah selesai. Sementara Kejadian 1:2-31 adalah penciptaan ulang. Alasan mereka adalah pertama, kata kerja היתה - hayeta yang bermakna “menjadi”, sehingga kalimat והארץ היתה תהו ובהו - wehaarets hayeta tohu wa vohu diartikan, “Dan bumi menjadi kosong dan tidak berbentuk”. 

MENGEMBANGKAN TALENTA


Yesus memberikan perumpamaan perihal talenta untuk mengajarkan kita mengembangkan potensi-potesi yang dimiliki diri kita yang telah diberikan Tuhan. Potensi-potensi itu disimbolkan dengan Talenta. Dalam budaya Yahudi, Talenta ialah berat dan jumlah mata uang yang sama dengan 3000 syikal atau 93 3/4 pond (=42.525 kg ); ataupun jika diuangkan adalah sebesar $1600 sampai $1900 Talenta Yunani sama dengan $1180,- ( Kel 38:25,26; Mat 18:24 ). 

INTEGRITAS MORAL


Ada seorang India yang pergi ke peternakan di Belanda dia terkejut dengan cara bagaimana temannya membeli susu, temannya itu hanya menaruh gelas dibawah tanki, membuka keran untuk mengisi gelas tersebut, lalu menaruh uang pembayarannya di dalam sebuah mangkuk. 

PINTAR SAJA TIDAK CUKUP


Saat orasi ilmiah pada Dies Natalis ke-62 Universitas Airlangga di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (10 Des 2017), Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengatakan pelaku korupsi di Indonesia didominasi mereka yang mengenyam pendidikan tinggi, mulai yang bergelar sarjana, master, hingga doktor. Sementara itu, yang berpendidikan rendah sangat minim melakukan kejahatan tindak pidana luar biasa itu. Berdasarkan data KPK, lanjutnya, jumlah pelaku korupsi yang bergelar master (S-2) sebanyak 197 orang, sarjana 195, doktor 33 orang, SMA 35 orang, SMP 3 orang, dan SD 4 orang. (Pendidikan Tinggi Minus Integritas- mediaindonesia.com).