Thursday, July 23, 2020

MENJAGA STAMINA SPIRITUAL DENGAN SENANTIASA BERPENGHARAPAN

Apa yang kita alami dan rasakan saat kehidupan kita dihujani sejumlah persoalan yang tidak berhenti dan bertubi-tubi mendatangi silih berganti? Tentu sebuah kesedihan dan kekecewaan bukan? Sebagaimana sebuah pepatah, “sudah jatu tertimpa tangga pula” untuk menggambarkan keadaan yang menyakitkan yang melipatgandakan kesedihan dan kekecewaan.

Thursday, July 16, 2020

MENGUBAH KEBIASAAN

cronuspersonaltraining.com
Para ilmuwan mempelajari suku asli di Amerika Selatan yang warganya mati sebelum waktunya selama beberapa generasi. Setelah diselidiki secara menyeluruh, penyebab kematian dini ditemukan. Penyakit ini ditularkan oleh serangga yang hidup di dinding rumah mereka. Informasi baru ini menyajikan beberapa opsi. 

Thursday, July 2, 2020

SIKAP YANG BERKENAN DI HADAPAN TUHAN SAAT BERIBADAH

Kristen Orthodox Lalibela, Etiophia-wondermagazine.blueflower.la

Setiap agama memiliki aturan atau dalam bahasa Arab disebut “syariat”, baik yang berkaitan dengan peribadatan (interaksi dengan Tuhan) maupun yang berkaitan dengan kehidupan sosial keseharian (interaksi dengan sesama). Berbicara mengenai interaksi manusia dengan Tuhan dan interaksi manusia dengan manusia, Torah mengajarkan, "kasihilah YHWH Tuhanmu" dan "kasihilah sesamamu manusia" (Ul 6:5)

Thursday, June 25, 2020

KITA MEMERLUKAN KECERDIKAN


Gambar: https://www.washingtonpost.com

Sejak awal Juni, pemerintah telah memberlakukan sebuah kebijakan baru dalam merespon pandemi Covid-19 dengan istilah “New Normal”. Secara hurufiah, istilah “new normal” bermakna kenormalan yang baru. Namun secara semantik istilah “new normal” hendak menyampaikan sebuah konsep mengenai kehidupan keseharian khususnya keekonomian yang berjalan kembali setelah beberapa waktu lamanya terhenti dikarenakan panemi Covid-19. Kehidupan keseharian yang kembali normal ini diiringi dengan kebaruan yang berbeda dengan sebelumnya. Ada tata nilai dan tata perilaku yang berbeda yang diberlakukan. Itulah sebabnya disebut normal yang baru.

Thursday, June 4, 2020

KEMAH, SEBAGAI SIMBOLISASI KESEMANTARAAN HIDUP


Kemah, adalah sebuah alat yang dipergunakan untuk menghindari panas dan hujan dengan didirikan di suatu tempat tertentu dengan tujuan sementara. Para pendaki gunung, tentara, tim SAR sangat familiar dengan penggunaan kemah. Demikian pula sejak zaman Israel kuno, kemah-kemah sudah familiar dipergunakan untuk melindungi dari panas terik dan hujan. 

TERTULIS DI BUMI ATAU TERTULIS DI SORGA?


Dalam Yeremia 17:5-6, dikatakan bahwa orang yang mengandalkan manusia adalah terkutuk dan kondisi keterkutukkan itu digambarkan bagai “semak bulus di padang belantara yang tidak pernah menghasilkan apapun” dan “tinggal di tanah hangus di padang gurun serta padang asin”. 

GUNUNG BATU


Dalam Kitab TaNaKh (Torah-Neviim-Ketuvim) atau kita lazim menyebutnya Perjanjian Lama, Tuhan YHWH kerap diidentifikasi dengan sejumlah istilah yang berasal dari alam. Salah satunya adalah “gunung batu” (tsur), “perisai” (magen), “bukit batu” (tsela), “kubu pertahanan” (metsudat), “kota benteng” (mishgav) sebagaimana dikatakan dalam 2 Samuel 22:2-3, “Ya, YHWH bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Tuhanku, gunung batuku, tempat aku berlindung,  perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku, tempat pelarianku, juruselamatku; Engkau menyelamatkan aku dari kekerasan”.